STAIN PAREPARE. Upacara peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 STAIN Parepare berlangsung dengan penuh khidmat dilapangan upacara depan gedung Tarbiyah dan Adab, Kamis, 17/8/2017. Upacara ini dipimpin langsung oleh Ketua STAIN Parepare, Dr. Ahmad Sultra Rustan, M.Si.
Upacara yang di hadiri oleh civitas akademika STAIN Parepare yakni Dosen, Mahasiswa dan Karyawan dengan mengusung tema" Indonesia Kerja Bersama"
Dalam sambutan Menristek Dikti yang dibacakan oleh Dr. Ahmad Sultra Rustan, M.Si selaku pembina upacara menyatakan bahwa aktualisasi dengan Indonesia Kerja Bersama dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong adalah pembantingan tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu-membantu bersama, keringat semua buat kebahagiaan semua.
" marilah kita bersama-sama membangun bangsa ini, bergotong royong, bahu membahu,bersinergi,dan saling melengkapi mewujudkan Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur" tutur Ahmad Sultra Rustan.
seusai upacara, dilanjutkan dengan kegiatan lomba lari karung, lomba lari balon dan lomba tarik tambang yang melibatkan Dosen dan pegawai dalam lingkup STAIN Parepare. Acara ini cukup meriah dengan diakhiri penyerahan hadiah bagi pemenang lomba.
Kamis, 17 Agustus 2017
Rabu, 16 Agustus 2017
Placement Test BTQ
STAIN Parepare- Rangkaian tahapan selanjutnya dalam penerimaan mahasiswa baru Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare dilaksanakannya placement tes BTQ (Baca Tulis Al-Qur’an) di gedung Tarbiyah(16/08). Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan mahasiswa baru dalam hal BTQ. Mahasiswa yang telah mengikuti placement test ini akan digolongkan menjadi beberapa kategori diantaranya mahasiswa yang dapat nilai A yakni mahasiswa yang pasih membaca Al-Qur’an (minimal hafish satu juz), mahasiswa yang dapat nilai B yakni mahasiswa yang lancar membaca tapi tajwid atau makhrijul hurufnya tidak jelas, mahasiswa yang dapat nilai C yakni mahasiswa yang memiliki kemampuan baca Al- Qur’an tidak lancar dan tidak bertajwid dan mahasiswa yang mendapat nilai D yakni mahasiswa yang buta aksara atau tidak memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an. Salah satu dosen penguji Musyarif sekaligus dosen tafsir dan penanggungjawab prodi Sejarah dan Peradaban Islam berharap “Mudah-mudahan apa yang kita lakukan setelah placement test kita lakukan pembelajaran selama tiga hari. Mudah-mudahan tiga hari ini yang tidak mengenal tajwid dan yang tidak lancar akan termotivasi untuk cinta Al-Qur’an dan akhirnya mampu membaca alqur’an”, ungkapnya ketika ditemui setelah selesai menguji mahasiswa. Nantinya mahasiswa yang telah mengikuti placement test ini akan mengikuti pembelajalaran pada senin mendatang.


Selasa, 15 Agustus 2017
Sosialisasi Sistem Informasi (SISFO) Kampus
STAIN Parepare- Tim TIPD Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare melakukan sosialisasi Sistem Informasi (SISFO) kampus, usai berakhirnya materi peraturan akademik yang dilaksanakan di Auditorium STAIN Parepare (15/08). Sistem informasi (SISFO) kampus merupakan salah satu hal yang terpenting bagi segenap civitas akademik STAIN Parepare khususnya mahasiswa. Dikarenakan di SISFO inilah mahasiswa dapat memilih mata kuliah atau mendapatkan Kartu Rencana Studi (KRS). Selain itu, mahasiswa juga dapat melihat nilai akhir dari setiap mata kuliah. “Sistem informasi ini tidak menyulitkan mereka untuk mengakses semua yang terkait dengan akademik. Mudah-mudahan mereka bisa menggunakan sistem informasi kampus ini”, ungkap Muhammad Ahsan kepala TIPD STAIN Parepare sekaligus salah satu pemateri.
Mahasiswa Baru Ikuti Orientasi Peraturan Akademik
STAIN Parepare- Kegiatan orientasi peraturan akademik yang dilaksanakan di Auditorium STAIN Parepare (15/08). Diikuti oleh seluruh mahasiswa baru jenjang strata 1 (S1). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperkenalkan budaya akademik atau aturan-aturan akademik yang berlaku di STAIN Parepare sehingga nantinya mahasiswa tidak akan mengalami kesulitan dalam hal pengurusan akademik di kampus STAIN Parepare. Kegiatan yang dimulai pada pukul 08:00 WITA ini menghadirkan tiga pemateri yakni ketua jurusan Tarbiyah dan Adab, ketua jurusan Syariah dan Ekonomi Islam dan ketua jurusan Dakwah dan Komunikasi. Menurut Iskandar ketua panitia kegiatan berharap agar mahasiswa baru bisa mengikuti kegiatan ini secara baik karena ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa baru.
Senin, 14 Agustus 2017
Rapat Senat Terbuka: 10628 Orang Peminat STAIN Parepare
STAIN Parepare- Rapat Senat terbuka yang diselenggarakan dalam rangka penyambutan mahasiswa baru STAIN Parepare tahun ajaran 2017/2018 yang digelar di Auditorium STAIN Parepare(14/08). Dihadiri oleh ketua dan anggota senat, segenap civitas akademik STAIN Parepare, ormawa dan seluruh mahasiswa baru. Wakil Ketua Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Muhammad Djunaidi dalam laporannya mengatakan jumlah peminat STAIN Parepare sebesar 10628 orang, dari tiga jalur seleksi yang berhasil diterima 1428 orang.
[caption id="attachment_5393" align="aligncenter" width="321"]
Laporan Muhammad Djunaidi[/caption]
[caption id="attachment_5394" align="aligncenter" width="325"]
Pemakaian Jas Almamater STAIN PArepare secara simbolis oleh Ketua STAIN Parepare[/caption]
Dalam rapat senat ini juga dilakukan pemakaian secara simbolis jas almamater STAIN Parepare kepada perwakilan mahasiswa baru yakni mahasiswa yang memiliki nomor induk 001 pada masing-masing setiap program studi yang ada. Ahmad S. Rustan ketua STAIN Parepare sekaligus sebagai ketua senat berharap agar mahasiswa tumbuh dewasa dalam berfikir serta bijak dalam bertindak. “Mari kita menuntut ilmu dengan sebaik-baiknya sesuai dengan amanah yang diberikan oleh orangtua kepada kita sekalian”, tutupnya dalam sambutan rapat senat terbuka.
[caption id="attachment_5393" align="aligncenter" width="321"]
[caption id="attachment_5394" align="aligncenter" width="325"]
Dalam rapat senat ini juga dilakukan pemakaian secara simbolis jas almamater STAIN Parepare kepada perwakilan mahasiswa baru yakni mahasiswa yang memiliki nomor induk 001 pada masing-masing setiap program studi yang ada. Ahmad S. Rustan ketua STAIN Parepare sekaligus sebagai ketua senat berharap agar mahasiswa tumbuh dewasa dalam berfikir serta bijak dalam bertindak. “Mari kita menuntut ilmu dengan sebaik-baiknya sesuai dengan amanah yang diberikan oleh orangtua kepada kita sekalian”, tutupnya dalam sambutan rapat senat terbuka.
Sabtu, 12 Agustus 2017
Pascasarjana STAIN Parepare Gelar Workshop Kurikulum
STAIN Parepare- Pascasarjana Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare menggelar workshop kurikulum di gedung Pascasarjana(12/08). Workshop ini akan berlangsung selama 2 hari dengan diikuti sebanyak 25 peserta. Workshop ini dilakukan pasca terbitnya SK untuk program studi baru Pascasarjana STAIN Parepare. Hamdanah selaku ketua panitia workshop mengatakan ada tiga program studi yaitu program studi Pendidikan Bahasa Arab, Tadris Bahasa Inggris dan Ilmu Syariah”. Dalam workshop ini pemateri yang didatangkan merupakan pakar ahli dibidangnya yaitu Dr. Muhammad Yaumy, M. Hum., M.A.
Workshop yang dibuka secara resmi oleh Ahmad S. Rustan selaku ketua STAIN Parepare dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak panitia dan narasumber dan berharap agar peserta dapat mengetahui bagaimana menyusun kurikulum dengan baik dan benar. Sementara Muhammad Djunaidi yang turut pula memberi sambutan berharap agar workshop ini menghasilkan kurikulum permanen, “Walaupun kita sadari bahwa kurikulum setiap saat akan dilakukan peninjauan atau penyempurnaan “ tambahnya.
Kamis, 10 Agustus 2017
Day 4: Penutupan OPAK 2017
STAIN Parepare- Kegiatan Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (OPAK) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare yang dibuka pada hari senin yang lalu, hari ini dilakukan penutupan secara resmi oleh Ketua STAIN Parepare di gedung Auditorium(10/08). Dalam acara penutupan OPAK ini turut dihadiri pula direktur program Pasca sarjana STAIN Parepare dan segenap civitas akademik STAIN Parepare. “Kalau saya lihat hari ini, hampir semua peserta OPAK senantiasa memperlihatkan senyumannya. Senyuman ini adalah sebuah gambaran jiwa, gambaran hati internal setiap orang bahwa dia sangat senang mengikuti kegiatan yang sedang berlangsung ini”, ungkap Ahmad S. Rustan, Ketua STAIN Parepare.
Dalam acara penutupan OPAK ini juga diumumkan tiga kelompok terbaik. Salah satu mahasiswa pendamping kelompok Fauziah Musra yang merupakan peraih kelompok terbaik pertama, mengaku menggunakan pendekatan kekeluargaan dalam mendampingi kelompoknya.
Menurut Musdalifah ketua panitia OPAK mengatakan kriteria penilaian kelompok ada tiga yaitu kedisiplinan, kekompakan dan kehadiran. Selain itu dari 1405 peserta OPAK yang mengikuti kegiatan ini terdapat 9 orang yang dinyatakan tidak lulus dengan alasan sakit serta ada kegiatan lain dan 28 orang yang lulus bersyarat. "28 orang yang lulus bersyarat nanti kami serahkan pada masing-masing jurusan", tambahnya saat memberi laporan.
Dalam acara penutupan OPAK ini juga diumumkan tiga kelompok terbaik. Salah satu mahasiswa pendamping kelompok Fauziah Musra yang merupakan peraih kelompok terbaik pertama, mengaku menggunakan pendekatan kekeluargaan dalam mendampingi kelompoknya.
Menurut Musdalifah ketua panitia OPAK mengatakan kriteria penilaian kelompok ada tiga yaitu kedisiplinan, kekompakan dan kehadiran. Selain itu dari 1405 peserta OPAK yang mengikuti kegiatan ini terdapat 9 orang yang dinyatakan tidak lulus dengan alasan sakit serta ada kegiatan lain dan 28 orang yang lulus bersyarat. "28 orang yang lulus bersyarat nanti kami serahkan pada masing-masing jurusan", tambahnya saat memberi laporan.
Langganan:
Postingan (Atom)