Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Februari 2020

Rapat Kerja: “OKEMI, Optimalisasi Kinerja”


IAIN PAREPARE- Rapat
Kerja IAIN Parepare dibuka secara resmi, Kamis (13/2/2020) dengan tema “Optimalisasi
Kinerja Menuju Kampus Eduwisata dan Islam
”. Kegiatan
yang diselenggarakan
di J4 Hotel Jalan
Raya Legian No. 74, Bali dilaksanakan selama empat hari, Kamis-Sabtu, (13-16/2/2020)









Rapat Kerja ini dihadiri Rektor IAIN Parepare Dr Ahmad Sultra Rustan, Wakil
Rektor I, II dan III, Senat, Dekan dan Wakil Dekan, serta pimpinan unit.
Sebelumnya, Rektor dan rombongan dikalungkan bunga sebagai bentuk sambutan
pengunjung yang datang ke Bali. 





Rapat Kerja diawali laporan Ketua Panitia Hj.
Musyarrafah Amin dengan
menyampaikan tema kegiatan rapat kerja. “Jadi
kegiatan kita ini temanya Optimalisasi
Kinerja Menuju Kampus Eduwisata dan Islam
disingkat ‘OKEMI’ sebagai semangat kita merencanakan program kerja mewujudkan IAIN
sebagai kampus eduwisata,”
jelasnya.





Foto: Hj. Musyarrafah Amin (Kabiro AUAK IAIN Parepare)




 Kegiatan ini bertujuan untuk review penyusunan rencana program tahun 2021 dan juga menghadirkan beberapa narasumber antara lain, Rektor IAIN Parepare Dr Ahmad Sultra Rustan, Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, Inspektorat Jenderal wilayah IV Kementerian Agama dan Direktoral Jendral Pendidikan Islam.









Selanjutnya, ketua panitia sekaligus Kepala Biro (Kabiro) Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) IAIN Parepare menyampaikan harapan kepada peserta agar mengikuti kegiatan dengan semangat.





“Saya berharap kita semua semangat melaksanakan kegiatan rapat kerja ini, demi kemajuan lembaga kita dan mewujudkan mimpi-mimpi kita kedepan, sebab kita hadir demi kita dan untuk kita,” urainya menutup laporan ketua panitia.





Peserta rapat kerja juga dihibur oleh tari tradisional Bali saat pembukaan acara. (Nurhakki/mif)






Kamis, 30 Januari 2020

Seminar Proposal, Zainal Said Harap Peserta Aktif Bertanya


IAIN Parepare — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Parepare menggelar ujian seminar proposal di ruang seminar FEBI.





Acara tersebut dihelat Kamis (30/1/2020) mulai pukul 09.00 WITA untuk sesi pertama dan sesi kedua pukul 13.00 WITA. Kegiatan ini dihadiri dosen pembimbing, dosen penguji dan mahasiswa sebagai peserta.





Ujian seminar proposal tersebut merupakan kewajiban bagi setiap mahasiswa dalam tahap proses penyelesaian untuk mendapatkan gelar Strata Satu (S1).





Adapun peserta seminar yang mendapat giliran mempresentasekan proposal skripsinya yaitu, Mutmainnah dari Program Studi Ekonomi Syariah. Judul skripsinya, “Eksistensi Wisata Alam Lejja Terhadap Peningkatan Usaha Masyarakat Bulue di Kabupaten Soppeng (Analisis Ekonomi Islam).





Kemudian dilanjutkan Rudi Hartono, Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah dengan judul “Manajemen Strategi Pelayanan Bank Rakyat Indonesia Cabang Kabupaten Enrekang dalam Upaya meningkatkan Loyalitas Nasabah.”





Suasana Ujian Proposal Febi




Terdapat beberapa catatan penting yang disarankan dosen penguji terkait ujian seminar proposal tadi. Salah satunya dikemukakan Dr Zainal Said.





Zainal mengatakan, unsur penting dalam proposal penelitian adalah bagaimana menyusun latar belakang agar sesuai dengan judul penelitian. Selain itu, bagaimana membuat latar belakang dengan rumusan masalah yang tepat.





Wakil Dekan I FEBI tersebut juga berpesan kepada peserta di dalam ruangan ujian, agar memperhatikan materi yang menjadi bahan diskusi. Bukan hanya sekadar formalitas tanda tangan buku kontrol sebagai syarat ikut ujian seminar proposal.





“Jadi bagi kalian yang belum seminar, silahkan aktif dalam ruangan agar bisa lebih baik lagi presentasinya dari hari ini," ujar Zainal Said. (*)





Penulis : Musmulyadi
Editor : Alfiansyah Anwar


Selasa, 17 September 2019

Kuliah Umum bersama Ketua Forum Rektor se PTKIN


Humas IAIN Parepare--Institut
Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar kuliah Umum di Auditorium Kampus
IAIN Parepare Jl. Amal Bakti no. 8 Soreang, Senin (09/09). Kegiatan ini
dilaksanakan dalam rangka pembukaan kuliah semester ganjil tahun akademik 2019/2020.





Kuliah umum ini mengusung tema “Peran Strategis Perguruan tinggi dalam pengembangan pendidikan Karakter”. Seluruh sivitas akademik, baik dosen dan pegawai serta mahasiswa sangat antusias mengikuti kuliah umum di semester gasal ini.





Dosen dan Mahasiswa antusias mengikuti kuliah umum




Dalam sambutannya Rektor IAIN Parepare, Dr. Ahmad Sultra
Rustan, Msi, berharap dengan dilaksanakannya kuliah umum ini menjadi awal yang
baik untuk kuliah perdana bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa lama.





“semoga menjadi awal yang baik bagi mahasiswa baru dan
mahasiswa lama membuka perkuliahan di semester gasal ini dengan dilaksanakannya
kuliah umum ini” imbuhnya.





Yang menarik dari kuliah umum ini adalah narasumber yang membawakan orasi ilmiah yaitu Rektor IAIN Jember sekaligus ketua Forum Rektor se PTKIN, Prof, Dr. H. Babun Suharto, SE, MM. Yang menyampaikan materi mengenai peran strategis perguruan tinggi dalam pengembangan pendidikan karakter.





Ketua Forum Rektor sedang memberikan orasi ilmiah




Prof Babun mengatakan bahwa nilai karakter utama pendidikan
terletak pada nilai religius, nasionalisme, integritas, kemandirian dan
kegotongroyongan.” ungkapnya





“Didalam membangun perguruan tinggi tentunya kita tidak
lepas dari grand design pendidikan, degan spirit SDM unggul dan bermartabat di
era jokowi” tambah prof. Babun.





Kemudian diakhir kuliah umum pemberian plakat oleh rektor
IAIN Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan kepada Prof. Dr. H. Babun Suharto, rektor
IAIN Jember.


Upacara Hari Kesadaran Nasional, Rektor Ajak Sivitas Kampus Menghayati UUD 1945


Humas IAIN Parepare --- Sivitas Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melaksankan upacara hari kesadaran nasional, Selasa, 17/9/2019 di pelataran gedung N. Upacara ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan pada tanggal 17 setiap bulannya.









Tepat pukul 07.00 wita upacara dimulai. Rektor IAIN Parepare, Dr. Ahmad S. Rustan, M. Si bertindak sebagai pembina upacara. Sesuai scedule upacara yang telah diedarkan, pelaksana upacara kali ini dikoordinir oleh Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah.





Dalam amanahnya, Rektor mengajak kepada dosen dan pegawai IAIN Parepare untuk memaknai, menghayati dan mengamalkan beberapa konstitusi yang selalu dibacakan setiap pelaksanaan upacara. Khususnya, Pancasila dan UUD 1945, termasuk Janji Korpri dan Kode Etik Pegawai.









Menurut Rektor, naskah konstitusi tersebut harus lebih dimaknai dan diterjemahkan dalam kehidupan. Memaknai Pancasila dan UUD 1945 akan meningkatkan kecintaan kita kepada negara dan itu wajib bagi setiap warga negara, khususnya bagi para abdi negara (PNS).









Begitu pun dengan Janji Korpri dan Kode Etik Pegawai. Seorang dosen atau pegawai harus memberikan pelayanan yang profesional dan tidak diskriminatif. "Jangan pilih kasih atau diskriminatif dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa atau orang yang membutuhkan", tegas Rektor.





Rektor juga mengajak dosen dan pegawai untuk hidup sehat dengan memberikan tips yang jitu. Untuk hidup sehat menurut rektor, kita harus berpikir positif dan selalu memberikan apresiasi dan penghargaan kepada orang lain.









Pada akhri upacara, rektor mengumumkan dan memberikan SK kenaikan pangkat kepada sejumlah dosen dan pegawai. Termasuk kepada 2 CPNS Dosen yang dinyatakan lulus pada seleksi CPNS beberapa bulan lalu.


TNI Pusatkan Kegiatan Baksos di Kampus IAIN Parepare


Humas IAIN Parepare --- Dalam rangka peringatan HUT TNI ke- 74, Komando Distrik Militer ( Kodim) 1405 Mallusetasi menggelar bakti sosial dalam bentuk donor darah. Kegiatan baksos ini dipusatkan di kampus IAIN Parepare, pagi tadi, Rabu,11/9/2019.









Baksos donor darah ini merupakan wujud kerjasama Kodim 1405 Mallusetasi dengan KRS PMI 01 IAIN Parepare. Danramil Soreang, Kapten Inf. Abdul SD selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan baksos adalah agenda rutin Kodim 1504 Mallusetasi setiap tahunnya.









"Tahun ini, sengaja memilih kampus IAIN Parepare sebagai wujud keberasamaan dan sinergisitas TNI dengan masyarakat, khususnya sivitas akademik IAIN Parepare", kata Kapten Inf. Abdul SD.





Kegiatan donor darah ini dihadiri langsung Dandim 1405 Mallusetasi, Letkol Kavaleri Ali Syaputra Siregar dan istri. Dandim turut serta mendonorkan darahnya. Bersama Dandim, Wakil Rektor Bidang APK, Dr. Sitti Jamilah Amin, M. Ag dan Wakil Rektor Bidang KK, Dr. H. Muhammad Saleh, M. Ag., juga turut berdonor darah.





"Donor darah ini merupakan kegiatan kerjasama antara Kodim 1450 Mallusetasi dengan IAIN Parepare dan stakeholder lainnya, seperti Pemkot Parepare dan Polres. Melalui kegiatan donor darah ini, kita berkontribusi terhadap persediaan darah di Parepare. Darah itu sangat dibutuhkan masyarakat dalam keadaan darurat", kata Dandim saat memberikan keterangan kepada pers.









Sementara itu, Wakil Rektor Bidang KK, H. Muhammad Saleh menyambut dengan senang hati atas pelaksanaan bakti sosial TNI yang dipusatkan di kampus IAIN Parepare. "Kerjasama dengan TNI merupakan wujud sinergisitas dan kebersamaan yang akan terus digalakkan pada masa datang," terangnya.






Sabtu, 03 Agustus 2019

Lagi, Kemenag RI Pusatkan Kegiatan di Kampus IAIN Parepare


Humas IAIN Parepare --- Sepekan usainya pelaksanaan Diklat Teknis Pengelolaan Barang Milik Negara oleh Pusdiklat Tenaga Administrasi Balitbag Kemenag RI, kembali IAIN Parepare mendapat kepercayaan sebagai pusat pelaksana kegiatan Kemenag RI. Kali ini, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Project Management Unit (PMU) 5000 Doktor melakukan sosialisasi Program 5000 Doktor Luar Negeri dan memusatkannya di kampus IAIN Parepare, Jumat, 2/8/2019.









Pelaksanaan Sosialisasi Program 5000 Doktor Luar Negeri ini mengundang tenaga dosen, tenaga kependidikan dan alumni dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), baik negeri atau pun swasta. PTKI yang menghadiri sosialisasi ini, diantaranya IAIN Parepare, IAIN Palopo, IAIN Bone, STAIN Majene provinsi Sulbar, STAI DDI Sidrap, STAI DDI Parepare, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya. Kurang lebih 80 peserta yang mewakili perguruan tinggi masing-masing hadir dalam kegiatan tersebut.









Tim Project Management Unit (PMU) Sosialisasi 5000 Doktor Luar Negeri dipimpin langsung Dr. Amiruddin Kuba, MA., sebagai Direktur Bahasa dan Akademik PMU 5000 Doktor Subdit Kelembagaan dan Kerjasama Dit. PTKI Ditjen Pendis Kemenag RI dan didampingi Slamet Siswanto, M.Kom sebagai Tim IT. Dalam acara sosialisasi Program Beasiswa 5000 Doktor Luar Negeri ini, hadir Rektor IAIN Parepare, Dr. Ahmad Sultra Rustan, M. Si, didampingi Wakil Rektor Bidang APL, Dr. Sitti Jamilah Amin, M. Ag., Wakil Rektor Bidang KK, Dr. H. Muhammad Saleh, M.Ag., dan Kepala Biro AUAK, Hj. Musyarrafah Amin, M.Si.









Dalam sambutannya, Rektor IAIN Parepare, Ahmad Sultra Rustan menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi Program Beasiswa 5000 Doktor Luar Negeri yang dipusatkan di IAIN Parepare. "Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam yang memberikan kepercayaan dan memilih kampus IAIN Parepare sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan sosialisasi program 5000 doktor Luar Negeri" papar Rektor.





Rektor memberikan pujian khusus kepada Dr. Amiruddin Kuba, MA., yang berkenan hadir dan datang ke Parepare, sekaligus memberikannya ucapan selamat. "Saya mengucapkan selamat kepada pak Amir, karena baru-baru ini dilantik sebagai Kepala Seksi Kemahasiswaan Subdit Sarpras Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam". Rektor berharap melalui jabatan baru itu, ada kegiatan berkelanjutan dengan IAIN Parepare, khususnya dalam bidang kemahasiswaan.





Sementara itu, Amiruddin Kuba menyampaikan bahwa dirinya sudah sejak lama berencana melaksanakan kegiatan sosialisasi Program Beasiswa 5000 Doktor di IAIN Parepare. Amiruddin mengaku jika dirinyai bukan orang asing di Parepare meski kehadirannya di kampus IAIN adalah yang kali pertama. Alumni program Doktor Australia ini mengenalkan dirinya sebagai orang asli Enrekang. Faktor primordial inilah yang membuatnya merasa dekat dengan IAIN Parepare. "Pada hari ini, ada 4 titik lokasi pelaksanaan sosialisasi Program 5000 Doktor, Seperti Papua, Manado, Maluku, dan saya memilih datang ke IAIN Parepare," ujar Amiruddin. "Saya sudah berkomitmen dengan Rektor untuk datang ke Parepare," kuncinya menambahkan.


Kamis, 01 Agustus 2019

Lagi, Kemenag RI Pusatkan Kegiatan di Kampus IAIN Parepare


Humas IAIN Parepare --- Sepekan usainya pelaksanaan Diklat Teknis Pengelolaan Barang Milik Negara oleh Pusdiklat Tenaga Administrasi Balitbag Kemenag RI, kembali IAIN Parepare mendapat kepercayaan sebagai pusat pelaksana kegiatan Kemenag RI. Kali ini, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Project Management Unit (PMU) 5000 Doktor melakukan sosialisasi Program 5000 Doktor Luar Negeri dan memusatkannya di kampus IAIN Parepare, Jumat, 2/8/2019.





Pelaksanaan Sosialisasi Program 5000 Doktor Luar Negeri ini mengundang tenaga dosen, tenaga kependidikan dan alumni dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), baik negeri atau pun swasta. PTKI yang menghadiri sosialisasi ini, diantaranya IAIN Parepare, IAIN Palopo, IAIN Bone, STAIN Majene provinsi Sulbar, STAI DDI Sidrap, STAI DDI Parepare, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya. Kurang lebih 80 peserta yang mewakili perguruan tinggi masing-masing hadir dalam kegiatan tersebut.





Tim Project Management Unit (PMU) Sosialisasi 5000 Doktor Luar Negeri dipimpin langsung Dr. Amiruddin Kuba, MA., sebagai Direktur Bahasa dan Akademik PMU 5000 Doktor Subdit Kelembagaan dan Kerjasama Dit. PTKI Ditjen Pendis Kemenag RI dan didampingi Slamet Siswanto, M.Kom sebagai Tim IT. Dalam acara sosialisasi Program Beasiswa 5000 Doktor Luar Negeri ini, hadir Rektor IAIN Parepare, Dr. Ahmad Sultra Rustan, M. Si, didampingi Wakil Rektor Bidang APL, Dr. Sitti Jamilah Amin, M. Ag., Wakil Rektor Bidang KK, Dr. H. Muhammad Saleh, M.Ag., dan Kepala Biro AUAK, Hj. Musyarrafah Amin, M.Si.
Dalam sambutannya, Rektor IAIN Parepare, Ahmad Sultra Rustan menyambut baik atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi Program Beasiswa 5000 Doktor Luar Negeri yang dipusatkan di IAIN Parepare. "Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam yang memberikan kepercayaan dan memilih kampus IAIN Parepare sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan sosialisasi program 5000 doktor Luar Negeri" papar Rektor.





Rektor memberikan pujian khusus kepada Dr. Amiruddin Kuba, MA., yang berkenan hadir dan datang ke Parepare, sekaligus memberikannya ucapan selamat. "Saya mengucapkan selamat kepada pak Amir, karena baru-baru ini dilantik sebagai Kepala Seksi Kemahasiswaan Subdit Sarpras Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam". Rektor berharap melalui jabatan baru itu, ada kegiatan berkelanjutan dengan IAIN Parepare, khususnya dalam bidang kemahasiswaan.
Sementara itu, Amiruddin Kuba menyampaikan bahwa dirinya sudah sejak lama berencana melaksanakan kegiatan sosialisasi Program Beasiswa 5000 Doktor di IAIN Parepare. Amiruddin mengaku jika dirinyai bukan orang asing di Parepare meski kehadirannya di kampus IAIN adalah yang kali pertama. Alumni program Doktor Australia ini mengenalkan dirinya sebagai orang asli Enrekang. Faktor primordial inilah yang membuatnya merasa dekat dengan IAIN Parepare. "Pada hari ini, ada 4 titik lokasi pelaksanaan sosialisasi Program 5000 Doktor, Seperti Papua, Manado, Maluku, dan saya memilih datang ke IAIN Parepare," ujar Amiruddin. "Saya sudah berkomitmen dengan Rektor untuk datang ke Parepare," kuncinya menambahkan.


Senin, 18 Maret 2019

Pembekalan KPM 2 IAIN Parepare 2019, Utamakan Kegiatan Keagamaan

Humas IAIN Parepare--- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Parepare menggelar pembekalan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) II di ruang pertemuan LP2M pada hari Senin, 18 Maret 2018.

Kepala pusat LP2M dalam laporannya menyampaikan bahwa ada 27 orang mahasiswa yang mendaftar KPM II namun pada saat kami sosialisasi mereka mengundurkan diri satu persatu- satu dan hanya 9 orang yang akhirnya mengikuti pembekalan. Masing-masing 5 orang dari fakultas tarbiyah, 4 orang dari fakultas syariah. Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama 45 hari sejak tanggal 21 maret 2019 sampai 30 April 2019 di Desa Lotang salo Kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang.

Guna menunjang kegiatan KPM ini, LP2M menyelenggarakan pembekalan selama dua hari dengan menghadirkan 7 orang pemateri yang akan membawakan materi terkait mengenai pengabdian masyarakat. pada hari pertama peserta mendapat arahan langsung dari rektor IAIN Parepare, Dr. Ahmad Sultra Rustan, M.Si. beliau berpesan bahwa kegiatan KPM ini bedanya dengan perkuliahan biasa karena kita ditempatkan dan berhadapan langsung dengan dimasyarakat, maka dari itu masyarakat dengan segala kondisinya dan orang-orang yang ada dimasyarakat tersebut menjadi sumber pengetahuan bagi kita. Dimana Kegiatan KPM ini semata-mata merupakan pengabdian kita kepada masyarakat. Sehingga kita wajib menjaga nama baik kampus IAIN Parepare.

Selain itu, dr.ahmad sultra rustan m.si juga menambahkan bahwa aktifitas kegiatan yang utama adalah kegiatan yang bersifat keagamaan disamping kegiatan kemasyarakatan sosial lainnya, serta ketika peserta KPM bersosialisasi dengan masyarakat setempat harus bersikap moderat, hindari sikap-sikap radikal. Sesuai dengan misi dari kampus kita “akulturasi Islam dan budaya” sehingga kita harus menghargai kearifan lokal yang ada ditengah masyarakat.

Beliau juga berharap bahwa kita harus bisa menjaga hubungan dengan orang lain. Ketika kita mengeluarkan kalimat usahakan kalimat yang membangun hubungan bukan kalimat yang mendatangkan kebencian.

Penulis : Nuraeni

Sabtu, 21 Oktober 2017

Pembukaan Kegiatan Ke Rumah Dakom

STAIN Parepare---Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Dakwah dan Komunikasi laksanakan kegiatan penyambutan mahasiswa baru di Aula Serbaguna STAIN Parepare (20/10). Kegiatan yang mengangkat nama ‘ke Rumah Dakom’ ini dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 20 s/d 22 Oktober 2017.

Menurut Syahril selaku ketua panitia kegiatan sebanyak 196 peserta  pendaftar yang merupakan mahasiswa baru jurusan Dakwah dan Komunikasi. Terdiri dari bebagai program studi (prodi) mulai prodi komunikasi penyiaran Islam, bimbingan penyuluhan Islam, manajemen dakwah, pengembangan masyarakat Islam, dan dua prodi baru yakni Jurnalistik Islam dan Sosiologi agama.

Ketua HMJ DAKOM (Dakwah dan Komunikasi) Andi Indar mengatakan berubahnya nama kegiatan setiap tahun dalam penyambutan mahasiswa baru tidak mengubah esensi kegiatan serta mengajak para mahasiswa baru untuk menganggap Dakom sebagai rumah bersama. “Jurusan Dakwah dan Komunikasi itu adalah rumah kita. Di mana rumah itu ada orang tua kita yaitu para dosen yang membimbing kita. Berbanggalah menjadi mahasiswa Dakom”,  ungkap Andi Indar ketua HMJ DAKOM saat memberi sambutan.

Mahasiswa baru yang telah mengikuti perkuliahan, memang sebelumnya telah melewati berbagai macam kegiatan yang diadakan di kampus STAIN Parepare. Sehingga Musakkir wakil ketua Dema dalam sambutannya mengajak peserta agar tetap mencintai setiap proses yang dilalui.

Sementara Muhammad Saleh ketua jurusan Dakwah dan Komunikasi dalam sambutannya mengatakan penting untuk melakukan aktifitas. “Aktivitas itu penting, kalau masih muda sudah tidak ada aktivitas akan menjadi generasi yang loyo, malas. Niatkan hal positif untuk melakukan aktivitas”, ungkapnya sebelum membuka acara.

Kamis, 05 Oktober 2017

Waka III Buka Kegiatan LKPKM

STAIN Parepare - Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama membuka kegiatan Latihan Kepemimpinan dan Pengembangan Karakter Mahasiswa (LKPKM) di Auditorium, Kamis (05/10)

Dalam sambutannya, Waka III berterima kasih kepada organisasi kemahasiswaan dan berharap agar organisasi senantiasa solid dan kompetitif untuk mencapai ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam organisasinya. Selain itu, Waka III juga mahasiswa menggenjot kreativitas dalam berorganisasi.

Kegiatan Dewan Mahasiswa (Dema) yang mengusung tema Membangun Karakter Mahasiswa yang Cerdas Intelektual, Spiritual dan Emosional Dalam Menghadapi Fenomena Sosial ini dilaksanakan selama 4 hari, 05 Oktober sampai 08 Oktober 2017 bertempat di Auditorium STAIN Parepare. Diikuti oleh 672 mahasiswa semester dan semester tiga yang belum sempat mengikuti LKPKM sebelumnya.
Dewan Mahasiswa, Muflih Muhtaram berharap melalui LKPKM ini mahasiswa mampu membawa perubahan untuk STAIN Parepare dan membangun hubungan emosional dengan organisasi dalam kampus.

Senin, 07 Agustus 2017

STAIN Parepare Laksanakan Kegiatan OPAK 2017

STAIN Parepare- Pelaksanaan Orientasi Pengenalan Akademik dan Kemahasiswaan (OPAK) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare, hari ini resmi dibuka oleh  Muhammad Djunaidi selaku wakil ketua bidang akademik dan pengembangan lembaga (07/08). Kegiatan yang dilaksanakan di gedung Auditorium STAIN Parepare ini diikuti oleh 1405 mahasiswa yang dijadwalkan akan berlangsung mulai tanggal 7 s/d 10 Agustus 2017.  Menurut Muhammad Djunaidi pelaksanaan OPAK ini adalah merupakan rangkaian atau tahapan dalam rangka penerimaan mahasiswa baru di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri. “Ini merupakan tahapan ketiga dari 7 tahapan. Masih ada tahapan-tahapan yang kalian akan ikuti pada beberapa hari yang akan datang, baru kita akan memasuki dunia perkuliahan. Saya harapkan dalam pelaksanaan OPAK ini, anak-anakku sekalian bisa mengikuti dengan baik, kita manfaatkan kesempatan ini untuk menimbah ilmu di kampus hijau ini”, ungkap harapan Muhammad Djunaidi kepada peserta OPAK saat memberi sambutan.

[caption id="attachment_5362" align="aligncenter" width="300"] Dzikir Bersama Sebelum Memulai Kegiatan.[/caption]

Dalam kegitan OPAK ini tema yang diusung oleh pihak panitia adalah cerdas, empati, tanggungjawab dan mencerahkan. Menurut Musdalifah ketua panitia OPAK 2017 alasan kepanitiaan dari tema ini adalah adanya harapan dan doa yang sangat kuat terhadap mahasiswa baru untuk siap berkompetisi di dunia perguruan tinggi, mampu berempati berbekal kecerdasan baik secara  intelektual, emosional, dan spriritual. “Mahasiswa diharapkan memiliki tanggung jawab sebagai anak dari orangtua sekaligus sebagai mahasiswa terhadap almamaternya serta  memiliki kemampuan yang handal”. jelasnya ketika memberi laporan dalam acara pembukaan OPAK 2017.





 

Rabu, 01 Juni 2016

Pembekalan KKN Angkatan XX dengan Peserta terbanyak

P3M_STAIN PAREPARE_ Kegiatan pembekalan angkatan XX tahun 2016 menembus 448 peserta. Jumlah ini merupakan jumlah peserta terbanyak selama P3M STAIN PAREPARE melaksanakan Pembekalan KKN.
“Insya Allah , Peserta KKN kedepannya akan jauh lebih banyak lagi”. Kata Bapak Ahsan, Selaku ketua panitia kegiatan.

Kegiatan yang berlangsung selama 4 hari mulai tanggal 21,22,28 dan 29 mei 2016 dibuka dan ditutup oleh ketua STAIN PAREPARE .

“Jika mendapat infomasi dari Lokasi KKN , jangan langsung ditelan tapi perlu dilakukan penusuran, apakah baik atau tidak, dengan bertanya kepada orang lain”. Pesan Bapak Ahmad Sultra Rustan, Ketua STAIN PAREPARE pada saat menutup kegiatan pembekalan KKN Angkatan XX.

[caption id="attachment_3763" align="alignnone" width="300"]PEserta pembekalan KKN angkatan XX Peserta pembekalan KKN angkatan XX[/caption]

Kegiatan yang dilaksanakan di auditorium STAIN PAREPARE juga memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman kepada mahasiwa terkait karakteristik wilayah yang akan mereka tempati nanti. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan, masyarakat , budaya dan tradisi setempat. Untuk itu, Panitia menginternalisasikan pemahaman kearifan lokal dalam bentuk materi diskusi yang dibawakan oleh bapak Dr.Hannani,M.Ag. pada hari sabtu, 28 mei 2016 yang lalu. (AN)

Selasa, 23 Februari 2016

Peresmian Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa

STAIN PAREPARE - Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis) Kementrian Agama RI, Prof. Dr. Phil H. Kamaruddin Amin, MA meresmikan gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM), Senin 22 Februari 2016. Peresmian tersebut ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Dirjen Pendis Kemenag RI setelah membawakan orasi ilmiahnya di Auditorium STAIN Parepare dan ditandai pula dengan pemotongan pita di depan pintu gedung PKM yang disaksikan oleh Ketua STAIN Parepare, para dosen, dan para fungsioner lembaga kemahasiswaan STAIN Parepare.IMG_6593

Setelah Pembukaan Kuliah di Auditorium, Dirjen Pendis Kemenag RI yang didampingi oleh Ketua STAIN Parepare, para Wakil Ketua dan dosen lainnya menuju gedung PKM. Para fungsioner lembaga berjejer di depan gedung PKM menyambut kedatangan Dirjen Pendis.

Gedung PKM tersebut merupakan tempat para lembaga kemahasiswaan melakukan kegiatan yang menyangkut kelembagaannya demi pengembangan kampus STAIN Parepare. Ketua Dewan Mahasiswa (DEMA) mengutarakan rasa syukurnya atas peresmian gedung PKM tersebut.

"Alhamdulillah setelah sekian lama menunggu akhirnya PKM diresmikan. Ucapan terima kasih kepada pimpinan bahwa ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada lembaga kemahasiswaan terkait tentang pengembangan SDM."

Selain itu, Ketua DEMA berharap agar fasilitas penunjang lainnya mampu dipenuhi demi menjalankan roda organisasi. "Kita butuh fasilitas yang cukup dalam melanjutkan atau menjalankan roda organisasi. Namun tak terlepas dari ini tentunya kita berharap bahwa fasilitas-fasilitas penunjang lainnya mampu diberikan, kita berharap ada audiensi dengan pihak terkait, membicarakan kebutuhan teman-teman ormawa."

Setelah peresmian, gedung PKM sudah siap ditempati. Namun masalah waktunya, Ketua DEMA tinggal menunggu persetujuan dari pimpinan.

"Persoalan kapan mulai berjalan aktifitas di PKM baru tinggal menunggu waktu saja. Karena beberapa kendala baik itu persoalan gedung yang masih butuh tahap penyempurnaan dan pemindahan kelengkapan administrasi ormawa, juga kita menunggu persetujuan dari pimpinan."